Minggu, 30 Juli 2017

Ayi Bisa Melepas Baju Sendiri

Ayi bisa melepas baju sendiri. 

Ayi Bisa Naik Sepeda


Ayi bisa naik sepeda roda tiga.
Saat mau ke PAUD Ayi suka sekali naik sepeda dan ditemani Mbah Uti yang jalan kaki di belakang.
Ayi sudah bisa naik sendiri meski masih dikasih bantuan roda dua.

Ayi Membereskan Buku

Mas Fachri membereskan buku dan menyiapkan buku yang akan dibawa ke PAUD.
hal ini merupakan proses mas Fachri untuk mandiri dalam menyiapkan semua kebutuhannya. 

Ayi Mencuci


Mas Fachri membantu bunda untuk menarih bajunya di mesin cuci,  lalu dikasih air dan sabun.
Hal ini melatih kemandirian mas Fachri dan tanggung jawab mas Fachri. 

Ayi Memberi Makan Ikan Peliharaan

Ayi memberi makan ikan peliharaan.  Ini adalah tugas rutin Ayi tiap pagi dan sore.


Ayi Bisa Mandi Sendiri (Pakai Sabun)



Mas Fachri belajar memakai sabun sendiri.  Proses ini merupakan proses yang menyenangkan bagi mas Fachri karena bisa sambil bermain busa. 

Untuk hasil,  memang tidak seperti ketika disabunin oleh Bunda.  Tapi,  it's ok.  Bunda tetap mendukung agar mas Fachri mau pakai sabun sendiri dan kedepannya bisa lebih bagus. 

Satu lagi,  mas Fachri juga mulai bisa mengguyurkan air.  Sayangnya,  belum ada dokumentasi mas Fachri saat mengguyurkan air karena Bunda mendampingi mas Fachri sehingga tidak bisa mendokumentasikan. 

Tetep semangat ya,  Mas... 

Sabtu, 29 Juli 2017

Ayi Bisa Mandi sendiri (Keramas)


Mas Fachri bisa mandi sendiri adalah suatu proses yang panjang.  Mulai dari gosok gigi,  keramas,  hingga sabunan merupakan satu kesatuan yang harus dilatih agar mas Fachri bisa dan senang untuk melakukannya sendiri. 

Kali ini adalah keramas.  Mas Fachri berusaha menuangkan shampo sendiri,  dan menggosokkan ke rambut hingga berbusa.  Semoga bisa konsisten ya,  Mas... 

Ayi bisa gosok gigi sendiri


Mas Fachri bisa gosok gigi.  Gosok gigi ini adalah tahapan untuk bisa mandiri dalam menggosok gigi. 

Karena masih latihan, hasilnya tidaklah sesuai dengan harapan.  Tapi,  It's  Ok. Mas Fachri enjoy dalam melakukannya sehingga nanti bisa menjadi kebiasaan yang positif. 

Ayi Bisa Maem Sendiri

Mas Fachri atau yang sering kami panggil Ayi.  Belajar makan sendiri sejak usia 2 tahun.  Namun,  sampai sekarang mas Fachri masih sering minta 'didulang' jika maem.  Alasannya adalah selain tidak mau kotor adalah kurang selera dengan menu atau penyajiannya.

Sampai sekarang,  mas Fachri masih belajar untuk konsisten mau makan sendiri. 

Rabu, 19 Juli 2017

Ayi Bisa Pakai Sepatu Sendiri


Dokumentasi ini diambil pada tanggal 10 Juli.  Belajar memakai sepatu sendiri pertama kali dilakukan oleh mas Fachri pada tanggal 7 Juli 2017 sesaat setelah membeli sepatu hitam kayak di video itu yang diberi nama sepatu hachika.

Saat itu,  saya di belakang sedang membuatkan kopi untuk akung.  Tiba-tiba mas Fachri mendekati saya sambil berlari dan berkata "Bunda,  Ayi bisa pake sepatu sendiri... " ucapnya bahagia sambil menunjukkan sepatu yang sudah dipakai dengan apik.

"Wah,  pinternya... " ucapku sambil memeluk mas Fachri.

Memakai sepatu sendiri ini adalah bagian dari proses mas Fachri untuk bisa mandiri.
Sesekali,  mas Fachri minta dibantu untuk memakai sepatu.  Tapi,  sekarang mas Fachri mulai suka memakai sepatu sendiri.
Semoga bisa istiqomah,  ya mas...


Sabtu, 01 Juli 2017

Ibu Bekerja

Percakapan tentang perasaan ini terjadi sejak H+3 lebaran.
Anakku,  Fachri yang usianya genap 3 tahun 20 hari memulai perbincangan itu.

"Ayi sedih nek bunda kerja."
Aku kaget dengan pernyataan jagoan kecilku.
"kenapa sedih,  mas?" aku mencoba menyelidik.
"iya.  Terus Ayi minta digendong."
" Boleh,  tapi gendonge bentar ya.  Nek lama ya mbah capek. "
"iya,  terus Ayi maen. "
"Bunda boleh kerja?  Nanti uange buat kita tabung,  buat sekolah Ayi" hatiku sudah tak menentu.
"Besok Ayi nek gede,  Ayi yang kerja. " celotehnya.
"Wah,  anak bunda pinter... "
"Nanti bunda tak kasih uang. "
"iya?" aku antusias.
"iya.  Seng ada gambare.  Sama tumbas jajan ya. "tambahnya dengan penuh semangat.

Percakapan seperti itu terjadi beberapa kali.  Bahkan tadi pagi saat ayahnya berangkat kerja lebih awal dari jadwal yang seharusnya karena pihak BRI akan ada audit,  jadi semua mesin sudah harus ready pada senin mendatang.
Aku bangunkan mas Fachri,  "mas,  bangun ayah mau berangkat kerja. "

Mas Fachri langsung membuka mata dan yang terlontar dari mulut mungilnya adalah,  "Bunda?"

Aku memeluknya,  lalu berkata "Bunda masih libur,  masuknya besok senin."
Lalu mas Fachri melingkarkan tangannya di leherku, meminta agar pelukan ini semakin dipererat.

Maafkan Bunda,  nak.  Yang masih harus bekerja.
MaafkanBunda,  nak.  Yang masih belum bisa membersamaimu 24 jam.

Tapi,  Bunda akan berusaha bahwa kamu,  anak dan keluargaku yang tetap utama.

Kuserahkan Rumah ini Untuk Kakak

Ini adalah cerita perdana tentang Fachri di https://bundafachri.blogspot.com/ di tahun 2021 setelah sekian lama bunda nggak menulis.Terakhir...